spot_img
Senin, Maret 2, 2026
Senin, Maret 2, 2026

Pengadaan satpam di RSUD Karawang di duga ada kongkalingkong diantara pihak RSUD Karawang dengan pihak perusahaan pengadaan satpam

spot_img

Berita Lainnya

KARAWANG | DAULATPUBLIK.COM – RSUD Karawang menggelar lelang dalam pengadaan satuan pengamanan (satpam), dalam pelelangan pengadaan satuan pengamanan (satpam) di RSUD Karawang di duga ada kongkalingkong diantara pihak RSUD Karawang sama pemenang lelang pengadaan satuan pengamanan (satpam), awak media melusuri di duga ada kongkalingkong diantara kedua pihak baik pihak RSUD Karawang maupun pihak perusahaan pengadaan satuan pengamanan (satpam).

Hasil penelusuran di lapangan mengungkap bahwa jumlah petugas keamanan yang bertugas di RSUD Karawang hanya 28 orang. Setiap petugas diketahui memiliki gaji pokok Rp 3.500.000 per bulan, namun terdapat potongan sebesar Rp 300.000 oleh perusahaan penyedia jasa, sehingga gaji bersih yang diterima hanya Rp 3.200.000.

Awak media mewacarai seorang petugas keamanan tersebut pada Jumat 26 Desember 2025 di RSUD Karawang

“Saya masuk kerja sejak tahun 2023. Awalnya gaji Rp 3,5 juta, tapi sekarang hanya Rp 3,2 juta karena ada potongan setiap bulan. Kami juga tidak tahu potongan itu untuk apa,” ungkap salah satu petugas keamanan yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Jika dihitung, total gaji berdasarkan gaji pokok mencapai Rp 98.000.000 per bulan atau sekitar Rp 1.176.000.000 per tahun. Angka tersebut dinilai jauh lebih kecil dibandingkan anggaran awal yang mencapai Rp 2,7 miliar, sehingga memunculkan pertanyaan serius terkait ke mana selisih anggaran tersebut dialokasikan.

Kondisi ini dinilai mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran publik, terlebih paket jasa pengamanan tersebut bersumber dari dana Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Karawang.

Pengamat kebijakan publik menilai, tidak dicantumkannya jumlah personel dalam dokumen perencanaan pengadaan dapat mengarah pada potensi penyimpangan atau manipulasi data.

“Jika jumlah personel saja tidak dijelaskan sejak awal, maka wajar publik menduga adanya praktik perencanaan anggaran yang tidak sehat,” ujarnya.

Sebagai informasi, paket jasa pengamanan tersebut dikelola langsung oleh RSUD Karawang dengan lokasi pelaksanaan di RSUD Kabupaten Karawang, Jalan Galuh Mas Raya No. 1, Desa Sukaharja, Kecamatan Teluk Jambe Timur.Hingga berita ini diturunkan, pihak RSUD Karawang maupun Dinas Pengadaan Barang dan Jasa Kabupaten Karawang belum memberikan klarifikasi resmi terkait perubahan anggaran, rincian biaya, serta mekanisme kerja sama dengan perusahaan penyedia jasa pengamanan.

Dalam pengadaan satuan pengamanan di RSUD Karawang di duga ada permainan kongkalingkong diantara pihak RSUD Karawang sama pihak penyedia jasa keamanan.

Agus Sofyan

- Advertisement -spot_img

Trending News

Berita Populer

Nasional

- Advertisement -spot_img

Top News

Peristiwa