Karawang 21 April 2026 – Kondisi perawatan fasilitas di SMP Negeri 1 Kotabaru, Kabupaten Karawang, menjadi perhatian masyarakat. Pasalnya, sejumlah pihak menilai anggaran perawatan ringan yang seharusnya dialokasikan untuk pemeliharaan sekolah diduga belum direalisasikan secara maksimal.
Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa bagian bangunan sekolah terlihat membutuhkan penanganan, mulai dari cat dinding yang mulai kusam, plafon di beberapa ruang yang mengalami kerusakan, hingga sarana pendukung lainnya yang memerlukan perbaikan ringan agar kenyamanan kegiatan belajar mengajar tetap terjaga.
Sejumlah orang tua siswa berharap pihak terkait segera turun tangan untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi sekolah. Menurut mereka, perawatan ringan sangat penting dilakukan secara rutin guna mencegah kerusakan yang lebih besar di kemudian hari.
“Kalau dibiarkan terus, kerusakan kecil bisa jadi besar. Kami berharap sekolah ini mendapat perhatian serius,” ujar salah jurnalis sedang menjalankan kontrol sosial.
Selain itu, masyarakat juga meminta adanya transparansi mengenai penggunaan anggaran pemeliharaan sekolah, khususnya dana yang diperuntukkan bagi perawatan ringan. Hal tersebut penting agar publik mengetahui sejauh mana realisasi anggaran tersebut telah dilaksanakan.
Di sisi lain, pemerhati pendidikan menilai bahwa sekolah sebagai tempat menimba ilmu harus menjadi prioritas utama dalam hal kenyamanan dan keamanan fasilitas. Menurutnya, lingkungan sekolah yang terawat akan berdampak positif terhadap semangat belajar siswa.
“Kami mendorong Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang serta pihak sekolah untuk melakukan evaluasi bersama. Jika memang ada anggaran perawatan ringan, maka harus direalisasikan sesuai kebutuhan sekolah,” ujarnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak SMPN 1 Kotabaru maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan belum terealisasinya perawatan ringan tersebut.
Masyarakat berharap persoalan ini segera mendapat solusi, sehingga siswa dan tenaga pendidik dapat menjalankan aktivitas belajar mengajar dengan nyaman, aman, dan kondusif.



