Selasa, Juni 2, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 2

Diduga Marak Operasi Ilegal Jenis CPO Ilegal,Tambang Ilegal dan BBM Ilegal di Tebingtinggi

Diduga Marak Operasi Ilegal Jenis CPO Ilegal,Tambang Ilegal dan BBM Ilegal di Tebingtinggi

Dimohonkan kepada Yth;
Kasat Reskrim Polres Tebingtinggi
Iptu Dr. Herikson Parulian Siahaan, S.H., M.H.
(Kontak WhatsApp :+62 853-xxxx-6708)

Ditempat.

Untuk mempertanggungjawabkan tugas negara selaku Kepolisian men STOP Praktek Ilegal di Tebingtinggi masuk wilayah hukum Sat Reskrim Polres Tebingtinggi.

Dengan Hormat,
Sehubungan dengan tugas bersama bahwa ada perbuatan tindak pidana tambang ilegal, Penimbunan BBM dan CPO Ilegal.

Dengan ini menyampaikan kepada Sat Reskrim Polres Tebingtinggi titik lokasi praktek ilegal diwilayah hukum Sat Reskrim Polres Tebingtinggi sebagai berikut;

1. Kegiatan tambang ilegal tersebut beroperasi di Naga Kesiangan Kecamatan Tebingtinggi.

2. Kegiatan CPO ilegal beroperasi di Desa Binjai Kecamatan Tebing Syahbandar Tebingtinggi.

3. Kegiatan penimbunan BBM beroperasi di SPBU No 14206189 Jalan Mayjen Sutoyo Kelurahan Rambung Tebingtinggi.

Bahwa telah terjadi peristiwa tindak pidana tersebut titik lokasi yang disampaikan bahkan selama ini dan detik ini masih tetap beroperasi menjalankan kegiatan usaha ilegal praktek melanggar hukum tersebut.

Demikianlah informasi yang disampaikan kepada Sat Reskrim Polres Tebingtinggi untuk melaksanakan pertanggungjawaban tugas selaku penegak hukum.

Sumber:
Media online Jelajahperkara.

Pos:

www.daulatpublik.com

Program Magang Nasional Jadi Langkah Awal Memasuki Dunia Kerja Profesional

Jakarta — Daulatpublik.com

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, resmi menutup Program Magang Nasional Batch 2 di Ruang Tridarma Kemnaker, Jakarta, Selasa (26/5/2026). Dalam kesempatan tersebut, Yassierli menegaskan pentingnya penguatan kompetensi generasi muda agar lebih siap menghadapi dinamika dunia kerja.

Menurutnya, program magang menjadi langkah strategis untuk mempertemukan lulusan baru dengan kebutuhan industri. Selain memberikan pengalaman praktik kerja, program tersebut juga membantu peserta memahami budaya kerja, meningkatkan keterampilan, serta memperluas wawasan profesional sebelum memasuki pasar kerja.
Pelaksanaan Program Magang Nasional Batch 1 dan Batch 2 telah diikuti sekitar 76 ribu peserta. Sebanyak 14 ribu peserta berasal dari batch pertama, sementara sekitar 62 ribu peserta lainnya mengikuti batch kedua. Tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya minat generasi muda untuk memperoleh pengalaman kerja langsung di lingkungan industri.

 

“Melalui kegiatan ini, peserta dapat mengenal sistem kerja di perusahaan sekaligus membangun kesiapan menghadapi persaingan kerja yang semakin kompetitif,” ujarnya

Untuk mencapai target tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan akan menyiapkan berbagai tahapan bersama perusahaan mitra, mulai dari pembukaan lowongan, verifikasi, hingga proses seleksi administrasi dan seleksi daring sesuai mekanisme masing-masing perusahaan.

 

Tahap pertama pelaksanaan tahun 2026 direncanakan dimulai pada Juli mendatang dengan target awal sekitar 50 ribu peserta. Program selanjutnya akan dilaksanakan secara bertahap hingga memenuhi target nasional yang telah ditetapkan.

 

“Kami mendorong para fresh graduate dan lulusan baru memanfaatkan kesempatan ini untuk menambah pengalaman, meningkatkan kemampuan, dan memperluas akses kerja,” (Red)

Maraknya Penjualan Obat Golongan G Jenis Tramadol dan Xsimer di Karawang, Aparat Diminta Bertindak Tegas

Karawang—Daulatpublik.com

. Maraknya dugaan penjualan obat golongan G jenis tramadol dan xsimer secara bebas di wilayah hukum Polres Karawang menjadi sorotan masyarakat. Peredaran obat keras tanpa resep dokter tersebut disebut-sebut semakin mudah ditemukan di sejumlah titik, sehingga menimbulkan keresahan warga.

Beberapa warga menilai lemahnya pengawasan membuat peredaran obat golongan G terus berlangsung. Bahkan, penjualan diduga dilakukan secara terang-terangan tanpa adanya tindakan tegas dari aparat terkait.

Tim investigasi media menyampaikan akan melakukan konfirmasi langsung kepada pemerintah desa dan aparat desa setempat terkait dugaan maraknya peredaran obat keras tersebut. Selain itu, tim juga berencana meminta klarifikasi kepada jajaran kepolisian, mulai dari Polsek setempat hingga KBO Polres Karawang.

“Dalam waktu dekat kami akan mengkonfirmasi ke kantor desa dan aparat desa setempat. Setelah itu kami juga akan meminta penjelasan kepada pihak kepolisian terkait langkah nyata pemberantasan narkoba dan obat keras ilegal di wilayah hukum Karawang,” ujar salah satu tim investigasi.

Masyarakat berharap aparat penegak hukum tidak tinggal diam terhadap dugaan peredaran obat keras golongan G yang dapat merusak generasi muda. Warga meminta adanya razia rutin serta tindakan tegas terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam penjualan ilegal tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait masih menunggu proses konfirmasi dari tim media guna memperoleh keterangan resmi terkait dugaan peredaran obat golongan G di wilayah Karawang.

(Red)

Transportasi Online Lokal GOKAR Dapat Dukungan DPRD Karawang, Dinilai Dorong Ekonomi dan Teknologi Daerah

KARAWANG – Daulatpublik.com

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan layanan transportasi berbasis aplikasi, kehadiran aplikasi transportasi online lokal GOKAR (Go Karawang) mulai mendapat perhatian sekaligus dukungan dari berbagai kalangan di Kabupaten Karawang. Platform digital karya anak daerah tersebut dinilai menjadi angin segar bagi kemajuan teknologi lokal sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Dukungan itu salah satunya datang dari Anggota DPRD Kabupaten Karawang periode 2024–2029 dari Fraksi Partai NasDem, H. Erick Heryawan Kusumah. Ia menilai hadirnya GOKAR menjadi bentuk nyata kreativitas putra daerah dalam menjawab kebutuhan masyarakat di era digital.

Dukungan tersebut disampaikan saat Founder GOKAR, Syuhada Wisastra, melakukan pertemuan silaturahmi dengan H. Erick Heryawan di salah satu kafe di Karawang pada Senin malam, 25 Mei 2026. Dalam suasana santai dan penuh keakraban, keduanya membahas perkembangan transportasi online lokal hingga potensi ekonomi digital di Kabupaten Karawang.

Menurut Erick, lahirnya aplikasi transportasi online lokal patut diapresiasi karena menunjukkan bahwa masyarakat Karawang mampu menciptakan inovasi berbasis teknologi yang dapat bersaing dan memberikan manfaat langsung bagi warga.

“Pertama saya sangat mengapresiasi berdirinya GOKAR yang benar-benar lahir dari putra asli Karawang. Ini menjadi kebanggaan tersendiri karena anak daerah mampu membuat platform digital yang bermanfaat untuk masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menilai kehadiran GOKAR dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang tengah mencari peluang pekerjaan, khususnya di tengah tantangan ekonomi saat ini. Dengan sistem kemitraan driver, aplikasi tersebut dinilai mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi warga Karawang.

“GOKAR tentunya sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama bagi warga yang saat ini belum memiliki pekerjaan. Dengan menjadi driver atau mitra, masyarakat bisa mendapatkan penghasilan tambahan bahkan menjadi sumber pendapatan utama,” katanya.

Lebih lanjut, Erick menyebut perkembangan usaha digital lokal seperti GOKAR juga berpotensi memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Menurutnya, apabila perusahaan lokal terus berkembang, maka dampak ekonominya akan dirasakan secara luas oleh masyarakat maupun pemerintah daerah.

“Kalau usaha lokal seperti ini berkembang dengan baik, tentu akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan berpotensi meningkatkan pendapatan asli daerah Kabupaten Karawang,” tambahnya.

Tak hanya itu, Erick juga menyoroti komitmen GOKAR dalam meningkatkan kesejahteraan driver serta pelayanan kepada masyarakat pengguna aplikasi.

“Saya melihat GOKAR tidak hanya fokus pada bisnis, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan driver dan terus meningkatkan pelayanan bagi pengguna. Ini penting agar masyarakat merasa nyaman dan para mitra driver juga bisa bekerja dengan baik,” ungkapnya.

Sementara itu, Founder GOKAR, Syuhada Wisastra, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dan apresiasi yang diberikan oleh berbagai pihak, termasuk anggota DPRD Karawang.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak atas dukungan yang diberikan. Kami melihat anggota DPRD benar-benar hadir mendukung usaha rakyat serta memberikan respon yang baik dan cepat terhadap perkembangan usaha lokal seperti GOKAR,” ujar Syuhada.

Ia menegaskan, GOKAR akan terus berupaya menghadirkan layanan transportasi online yang aman, nyaman, terjangkau, sekaligus memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat Karawang.

“Kami ingin GOKAR menjadi kebanggaan masyarakat Karawang dan terus berkembang bersama warga. Fokus kami bukan hanya layanan aplikasi, tetapi juga bagaimana bisa membantu kesejahteraan para driver dan memberikan manfaat nyata untuk masyarakat luas,” pungkasnya.

Pertemuan tersebut ditutup dengan sesi foto bersama antara Founder GOKAR dan H. Erick Heryawan. Dalam kesempatan itu, Syuhada Wisastra juga menyerahkan secara simbolis kaos resmi GOKAR kepada H. Erick Heryawan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap pengembangan transportasi online lokal di Kabupaten Karawang. (Red)

SDN Lemahabang V Gelar Asesmen Sumatif Akhir Jenjang Tahun Ajaran 2025/2026

SDN Lemahabang V Gelar Asesmen Sumatif Akhir Jenjang Tahun Ajaran 2025/2026
KarawangDaulatpublik.com

SDN Lemahabang V melaksanakan kegiatan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang (ASAJ) Tahun Ajaran 2025/2026 pada Selasa, 26 Mei 2026. Kegiatan tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh semangat di lingkungan sekolah, diikuti oleh seluruh siswa peserta ujian akhir.

Pelaksanaan ASAJ ini merupakan bagian dari evaluasi pembelajaran untuk mengukur kemampuan serta pencapaian hasil belajar siswa selama menempuh pendidikan di jenjang sekolah dasar. Dengan suasana ruang kelas yang kondusif, para siswa tampak serius dan fokus mengerjakan soal-soal ujian yang diberikan.

Kegiatan asesmen juga mendapat pengawasan langsung dari para guru pengawas guna memastikan pelaksanaan ujian berjalan lancar, jujur, dan sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan. Pihak sekolah menerapkan suasana belajar yang nyaman agar peserta didik dapat mengerjakan ujian dengan maksimal.

Kepala SDN Lemahabang V menyampaikan bahwa pelaksanaan ASAJ menjadi salah satu tahapan penting dalam proses pendidikan, sekaligus sebagai evaluasi akhir bagi siswa sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

“Melalui kegiatan Asesmen Sumatif Akhir Jenjang ini, kami berharap siswa dapat memperoleh hasil terbaik sesuai kemampuan masing-masing. Selain itu, asesmen ini juga menjadi bahan evaluasi bagi sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran,” ujarnya.

Dengan adanya pelaksanaan ASAJ Tahun Ajaran 2025/2026 ini, SDN Lemahabang V berharap dapat terus mencetak peserta didik yang disiplin, berprestasi, serta siap menghadapi tantangan pendidikan di masa mendatang. (Jaelani/Nurdin)

Kas Daerah Jebol, Kekayaan Bupati dan Sekda Ciamis Disorot Usai Temuan BPK

JAKARTA – Daulatpublik.com

Transparansi kekayaan pejabat dan tata kelola keuangan Pemerintah Kabupaten Ciamis kembali menjadi sorotan setelah Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Barat menemukan berbagai persoalan serius dalam pengelolaan APBD Tahun Anggaran 2024.

Sorotan publik kali ini tidak hanya tertuju kepada Bupati Ciamis, tetapi juga Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ciamis, menyusul posisi strategis keduanya dalam pengendalian pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah.

Mantan Pengurus HMI Cabang Ciamis, Siraj Naufal, menilai publik memiliki alasan kuat untuk mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas pimpinan daerah di tengah besarnya temuan audit negara.

“Kita gak bisa percaya begitu saja ketika kondisi keuangan daerah bermasalah, kas daerah terganggu, utang membengkak, sementara transparansi pejabat publik sendiri menjadi pertanyaan. Kepala daerah dan pimpinan birokrasi wajib memberikan penjelasan yang terang kepada masyarakat,” kata Siraj.

Berdasarkan dokumen Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), kekayaan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya tercatat mengalami perubahan dalam beberapa tahun terakhir. Pada laporan periodik 2020 total kekayaannya sebesar Rp11,87 miliar, meningkat menjadi Rp13,97 miliar pada 2021, lalu Rp15,99 miliar pada 2022, dan tercatat Rp14,78 miliar pada laporan akhir jabatan 2023 setelah dikurangi utang Rp1,2 miliar.

Namun hingga memasuki 2026, laporan LHKPN terbaru Bupati Ciamis untuk periode 2025 maupun 2026 belum terlihat dipublikasikan ke publik.

Sementara itu, berdasarkan dokumen LHKPN yang diumumkan KPK, Sekda Kabupaten Ciamis Andang Firman Triyadi yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPRP), melaporkan total kekayaan Rp1,372 miliar pada 2021.
Pada 2022 saat masih menjabat Kepala Dinas PUPRP, total kekayaannya tercatat Rp950 juta dengan hutang Rp465 juta. Kemudian pada 2023 meningkat menjadi Rp1,17 miliar.

Setelah menjabat Sekda Kabupaten Ciamis, LHKPN periodik 2024 menunjukkan total kekayaan sebesar Rp1,114 miliar. Sedangkan laporan periodik 2025 mencatat total kekayaannya menjadi Rp1,181 miliar.

Siraj Naufal menegaskan bahwa persoalan utama bukan semata-mata soal nominal kekayaan pejabat, tetapi mengenai kewajiban transparansi dan pertanggungjawaban jabatan di tengah persoalan fiskal daerah.

“Yang dipersoalkan bukan besar kecilnya harta semata. Yang menjadi perhatian publik adalah bagaimana pejabat yang mengelola uang rakyat menunjukkan keterbukaan dan akuntabilitas ketika audit negara menemukan persoalan sampai ratusan miliar rupiah,” jarnya.

Dalam Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD Kabupaten Ciamis Tahun 2024, BPK menemukan penggunaan dana transfer yang telah memiliki peruntukan khusus untuk membiayai kegiatan lain senilai sekitar Rp191,21 miliar.

BPK juga mencatat adanya selisih kekurangan kas sekitar Rp197,97 miliar akibat penggunaan dana yang semestinya bersifat earmarked atau memiliki tujuan khusus untuk kebutuhan belanja lain.

Selain itu, audit BPK menemukan berbagai persoalan lain berupa defisit APBD yang membengkak, realisasi belanja tanpa memperhatikan kemampuan keuangan daerah, lemahnya pengawasan kas daerah, lemahnya implementasi SIPD, hingga proyek dengan kekurangan volume pekerjaan dan ketidaksesuaian spesifikasi.

Persoalan tersebut tersebar pada berbagai OPD, termasuk BPKD, Dinas Pendidikan, Dinas Pariwisata, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, RSUD, hingga perangkat daerah lainnya.

Direktur Indonesia Anti Corruption Network (IACN), Igrissa Majid, mengatakan temuan BPK menunjukkan persoalan yang tidak lagi dapat dipandang sebagai kesalahan administratif biasa.

Menurutnya, posisi Bupati dan Sekda sangat relevan untuk ditelusuri karena keduanya berada pada level tertinggi pengambilan keputusan dan pengendalian birokrasi daerah.

“Bupati adalah pemegang otoritas pemerintahan daerah, sementara Sekda memiliki peran sentral dalam koordinasi birokrasi, administrasi pemerintahan, serta pengendalian kebijakan fiskal daerah. Maka wajar jika kita mengulik persoalan ini lebih dalam bahkan harus ke penegak hukum,” ujarnya.

Igrissa menambahkan bahwa temuan BPK seharusnya tidak berhenti hanya pada rekomendasi administratif.

“Jangan sampai tiap tahun BPK hanya mencatat masalah tanpa ada pertanggungjawaban yang serius. Ketika persoalannya menyangkut pengelolaan APBD, penggunaan dana tidak sesuai peruntukan, persoalan kas daerah, dan proyek bermasalah, maka penegak hukum harus melakukan pendalaman, karena ini arahnya sudah termasuk korupsi,” katanya.

Eks Pengurus HMI Cabang Ciamis dan IACN menyatakan tengah menyiapkan kajian serta telaah terhadap berbagai temuan tersebut untuk dilaporkan ke KPK dalam waktu dekat. (Red)

Harta Bupati Ciamis Terus Naik, LHKPN 2025–2026 Belum Muncul

Ciamis — Daulatpublik.com

Belum munculnya Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, untuk tahun 2025 dan 2026 mulai jadi perhatian publik. Padahal, Herdiat kini sudah memasuki periode kedua sebagai Bupati Ciamis.

Berdasarkan data LHKPN yang sebelumnya tercatat di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), jumlah kekayaan Herdiat mengalami kenaikan dalam beberapa tahun terakhir.

Pada laporan tahun 2020, total kekayaannya tercatat sekitar Rp11,87 miliar. Setahun kemudian naik menjadi Rp13,97 miliar.

Kenaikan kembali terjadi pada laporan tahun 2022 dengan jumlah harta mencapai Rp15,99 miliar. Sementara dalam laporan akhir jabatan tahun 2023, total kekayaan Herdiat tercatat sekitar Rp14,78 miliar setelah dikurangi utang kurang lebih Rp1,2 miliar.

Namun hingga pertengahan 2026, laporan terbaru untuk tahun 2025 maupun 2026 belum terlihat dipublikasikan. Kondisi itu memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat, terlebih saat isu transparansi pejabat publik semakin banyak disorot.

Mantan Pengurus HMI Ciamis, Siraj Naufal, mengatakan keterbukaan soal harta pejabat bukan lagi sekadar urusan administrasi, tetapi sudah menjadi bagian dari tanggung jawab kepada publik.

“Kalau sudah jadi kepala daerah dua periode, ya publik pasti ingin tahu juga perkembangan hartanya seperti apa. Itu hal yang wajar. Jangan sampai masyarakat malah dibuat bertanya-tanya karena laporannya belum muncul,” kata Siraj, Senin (25/05/2026), di Jakarta.

Menurut dia, keterbukaan pejabat justru penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.

“Orang sekarang sudah kritis. Publik tidak cuma lihat pencitraan atau seremonial. Mereka juga lihat apakah pejabatnya terbuka atau tidak. Apalagi soal kekayaan, itu sensitif,” ujarnya.

Siraj menilai keterlambatan publikasi LHKPN bisa memunculkan spekulasi yang sebenarnya tidak perlu terjadi jika pemerintah terbuka sejak awal.

“Kalau semuanya jelas dan dilaporkan, publik juga tidak akan curiga macam-macam. Transparansi itu justru melindungi pejabat sendiri dari prasangka publik,” katanya.

Sorotan yang sama disampaikan Direktur Indonesian Anti Corruption Network (IACN), Igrissa Majid. Ia menegaskan LHKPN merupakan salah satu bentuk dasar akuntabilitas pejabat publik.

“LHKPN itu bukan cuma rutinitas tahunan terus selesai. Itu bentuk pertanggungjawaban pejabat kepada masyarakat. Karena yang dia kelola itu uang rakyat,” ujar Igrissa, di Jakarta, Senin (25/05/2026).

Menurutnya, ketika kondisi daerah sedang banyak disorot, keterbukaan pejabat seharusnya semakin diperlihatkan kepada publik.

“Justru kalau situasi daerah lagi ramai dibahas, pejabat publik harus lebih terbuka. Jangan malah bikin ruang kosong yang akhirnya menimbulkan spekulasi di masyarakat,” katanya.

Igrissa juga mengingatkan bahwa keterbukaan pejabat negara menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Jabatan itu datang bersama tanggung jawab. Salah satunya ya transparansi. Karena masyarakat punya hak untuk tahu, jangan sampai nanti kena masalah hukum baru mulai mengklaim seolah-olah paling bersih,”

(Red)

Bupati Karawang Resmikan Gedung Pelayanan Perumdam Tirta Tarum  Karawang HUT Ke 39 Tahun 

Karawang — Daulatpublik.com

25 Mei 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-39 PDAM Tirta Tarum Karawang, Pemerintah Kabupaten Karawang meresmikan Gedung Pelayanan Perumdam Tirta Tarum Karawang pada Senin (25/05/2026).

Peresmian gedung pelayanan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE, yang ditandai dengan penandatanganan prasasti serta prosesi pemotongan pita bersama jajaran direksi dan tamu undangan yang hadir.

Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Dalam momentum peresmian tersebut, tampak hadir sejumlah pejabat daerah, jajaran manajemen Perumdam Tirta Tarum Karawang, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya yang turut menyaksikan peresmian gedung pelayanan baru tersebut.

Gedung pelayanan yang baru diresmikan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan air bersih kepada masyarakat Kabupaten Karawang. Selain itu, keberadaan fasilitas baru tersebut menjadi simbol komitmen Perumdam Tirta Tarum dalam memberikan pelayanan yang cepat, nyaman, dan profesional kepada pelanggan.

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, SE, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas perkembangan dan kontribusi PDAM Tirta Tarum Karawang selama 39 tahun dalam memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat.

“Dengan hadirnya gedung pelayanan baru ini, semoga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal dan Perumdam Tirta Tarum Karawang semakin maju serta profesional,” ujarnya.

Peresmian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh tamu undangan sebagai bentuk rasa syukur atas diresmikannya gedung pelayanan tersebut.
(Jaelani)

Dilaporkan Penyalaan Gunakan Narkotik, Pengusaha Asal Toraja Laporkan Staff Pemerintah Papua

Polres Tana Toraja resmi menerbitkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) terkait laporan dugaan tindak pidana pencemaran nama baik melalui media elektronik.

Dokumen tersebut diterbitkan oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tana Toraja dengan nomor B/139/V/RES.2.5./2026/Reskrim tertanggal 5 Mei 2026.

Dalam surat tersebut, laporan polisi yang ditangani tercatat tanggal 30 April 2026. Perkara tersebut berkaitan dengan dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik (25/05/2026).

SP2HP itu ditujukan kepada seorang perempuan bernama Connie Natalia Tandungan sebagai pelapor. Pihak kepolisian menyampaikan bahwa laporan telah diterima dan saat ini tengah dalam proses penyelidikan oleh Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Polres Tana Toraja.

“Penyelidikan akan dilakukan selama 30 hari ke depan guna mengetahui posisi kasus dan perkembangan selanjutnya disampaikan kemudian,” kata IPDA Syahrudin salah satu penyidik Senior di Polres Tanah Toraja.

Polisi juga telah menunjuk dan melakukan langkah kepentingan penanganan perkara, Polres Tana Toraja menunjuk Brigpol Leo Hikar, S.H. sebagai penyidik pembantu yang menangani kasus tersebut.

Selain itu, masyarakat maupun pelapor juga diberikan akses pengaduan apabila terdapat keluhan dalam proses pelayanan penyelidikan.

Surat tersebut turut ditembuskan kepada Kapolres Tana Toraja serta pengawas penyidik sebagai bagian dari administrasi penanganan perkara.

“Kasus dugaan pencemaran nama baik melalui media elektronik sendiri saat ini masih dalam tahap penyelidikan dan menunggu hasil pendalaman lebih lanjut dari pihak kepolisian, ” Tambahnya (707).

Promo GODA GOKAR Hadir di Momen Idul Adha 1447 H, Masyarakat Karawang Bisa Nikmati Potongan Hingga 99 Persen

KARAWANG – Daulatpublik.com

Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan oleh aplikasi transportasi online lokal, GOKAR (Go Karawang), dengan menghadirkan program spesial bertajuk GODA (GOKAR Idul Adha). Promo tersebut memberikan potongan harga hingga 99 persen bagi masyarakat Karawang yang menggunakan layanan transportasi online GOKAR pada 26–27 Mei 2026.

Program promo ini disambut antusias masyarakat karena menawarkan tarif perjalanan yang sangat terjangkau khusus untuk layanan dalam Kota Karawang. Dalam promo tersebut, pengguna berkesempatan menikmati perjalanan hemat dengan syarat berlaku untuk 100 pengguna pertama setiap harinya.

Dalam desain promo yang beredar, GOKAR menampilkan nuansa Idul Adha dengan ornamen Islami, ikon Tugu Tani Karawang, serta semangat kebersamaan masyarakat lokal. Promo tersebut juga menjadi bagian dari upaya GOKAR memperkenalkan layanan transportasi online asli Karawang kepada masyarakat luas.

Founder GOKAR, Syuhada Wisastra, mengatakan bahwa program GODA sengaja dihadirkan untuk memberikan pengalaman berkendara yang nyaman sekaligus berbagi kebahagiaan kepada masyarakat pada momen Idul Adha.

“Melalui promo GODA ini, kami ingin masyarakat Karawang merasakan langsung layanan transportasi online lokal dengan tarif yang sangat terjangkau, aman, dan nyaman,” ujar Syuhada Wisastra di kantornya. Senin 25/5/2026

Ia menambahkan, kehadiran promo tersebut juga menjadi bentuk apresiasi kepada masyarakat yang selama ini mendukung perkembangan GOKAR sebagai platform transportasi digital asli daerah.

“Kami ingin membuktikan bahwa aplikasi lokal juga mampu memberikan pelayanan profesional dan kompetitif. Semoga promo ini bisa membantu mobilitas masyarakat saat momen Idul Adha,” katanya.

Selain menawarkan tarif hemat, GOKAR juga mengedepankan pelayanan cepat, keamanan perjalanan, serta dukungan layanan pelanggan selama 24 jam. Para mitra pengemudi yang tergabung dalam platform ini juga disebut telah dibekali standar pelayanan untuk menjaga kenyamanan pengguna.

Syuhada Wisastra turut mengajak masyarakat Karawang untuk mendukung karya anak daerah dengan menggunakan aplikasi GOKAR dalam aktivitas sehari-hari.

“GOKAR bukan hanya sekadar aplikasi transportasi online, tetapi juga bagian dari gerakan ekonomi digital lokal yang dibangun oleh putra daerah Karawang,” ungkapnya.

Bagi masyarakat yang ingin menikmati promo GODA, pengguna dapat langsung mengunduh aplikasi GOKAR melalui Google Play Store dan melakukan pemesanan perjalanan selama periode promo berlangsung.

Promo Menarik GOKAR Idul Adha 1447 H

Potongan harga hingga 99 persen

Berlaku tanggal 26–27 Mei 2026

Khusus perjalanan dalam Kota Karawang

Untuk 100 pengguna pertama setiap harinya

Layanan cepat, aman, hemat, dan siap 24 jam

Seputar Tentang GOKAR

Layanan transportasi online lokal GOKAR (Go Karawang) resmi hadir sebagai alternatif mobilitas yang mudah, aman, dan terjangkau bagi masyarakat Karawang dan sekitarnya. Kehadiran GOKAR dinilai menjadi langkah baru dalam mendorong gerak online kendaraan angkutan rakyat berbasis teknologi digital di Kabupaten Karawang.

Platform berbasis aplikasi ini dikembangkan untuk menghubungkan masyarakat dengan mitra pengemudi lokal melalui layanan transportasi digital yang praktis.

Sebagai aplikasi transportasi online asli Karawang, GOKAR diharapkan mampu memperkuat ekosistem ekonomi daerah sekaligus membuka peluang kerja bagi masyarakat.

Menariknya, GOKAR merupakan inovasi yang terlahir dari putra daerah Karawang dan dikelola oleh anak-anak muda asli Karawang yang kompeten di bidang teknologi, manajemen, dan pengembangan bisnis digital.

Selain fokus terhadap pelayanan kepada pelanggan, GOKAR juga berkomitmen memperhatikan kesejahteraan para mitra pengemudi. Perusahaan disebut telah mengikuti anjuran pemerintah terkait potongan aplikasi kepada driver. Jika anjuran potongan berdasarkan regulasi mencapai sekitar 8 persen, GOKAR justru menerapkan potongan yang lebih ringan hingga sekitar 5 persen demi mendukung pendapatan mitra pengemudi lokal.

Tak hanya itu, GOKAR juga memberikan berbagai dukungan kesejahteraan bagi para driver seperti program BPJS Ketenagakerjaan, BPJS Kesehatan, THR, hingga berbagai insentif lainnya yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para mitra di lapangan.

Kehadiran platform ini menjadi bukti bahwa sumber daya manusia lokal mampu menghadirkan inovasi teknologi yang bermanfaat bagi masyarakat daerahnya sendiri.

(Jaelani