Selasa, Juni 2, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 6

MI Nihayatul Amal Purwasari Lepas Kontingen AKSIOMA, Mohon Doa Restu Masyaraka

Karawang – Daulatpublik.com 09/05/2026,MI Nihayatul Amal Purwasari, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, resmi melepas kontingen untuk berlaga di AKSIOMA atau Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah.
Pelepasan kontingen MI Nihayatul Amal Purwasari untuk mengikuti AKSIOMA tingkat Kabupaten/Kota.

Dilaksanakan menjelang pembukaan AKSIOMA 2026.

MI Nihayatul Amal Purwasari, Kabupaten Karawang.

Seluruh siswa-siswi terpilih MI Nihayatul Amal Purwasari yang akan bertanding di cabang olahraga dan seni, didampingi guru pembina dan official.

AKSIOMA menjadi wadah bagi siswa madrasah untuk mengembangkan bakat, mengukir prestasi, dan menjunjung sportivitas. Kepala MI Nihayatul Amal Purwasari berpesan agar kontingen bertanding dengan semangat, jujur, dan membawa nama baik madrasah.

Melalui poster “Selamat & Sukses mengikuti AKSIOMA”, pihak madrasah menyampaikan doa dan dukungan. Pesan “Tunjukkan kemampuan terbaikmu, berkompetisilah dengan sportif, dan raihlah prestasi dengan penuh keberkahan” menjadi penyemangat. Poster juga mencantumkan doa: _“Allahumma laa sahla illa maa ja’altahu sahla…”_ agar diberi kemudahan dalam bertanding.

Masyarakat Purwasari diharapkan memberi doa restu untuk kontingen MI Nihayatul Amal agar meraih hasil terbaik di AKSIOMA pungkas (NURDIN/JAELANI)

Hj. Retno Sukmawati Maju sebagai Bakal Calon Kades Mekarasih, Usung Visi Berkelanjutan

BANYUSARI – Daulatpublik.com

09/05/2026 Hj. Retno Sukmawati menyatakan kesiapannya maju sebagai Bakal Calon Kepala Desa Mekarasih, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang.

Deklarasi Hj. Retno Sukmawati sebagai Bakal Calon Kepala Desa Mekarasih periode mendatang.

Diumumkan menjelang tahapan Pilkades serentak Kabupaten Karawang 2026.

Desa Mekarasih, Kecamatan Banyusari, Kabupaten karawang Hj. Retno Sukmawati, figur perempuan yang maju dalam kontestasi Pilkades Mekarasih.

Mengusung visi “Membangun Mekarasih Berkelanjutan Menuju Masyarakat Maju & Sejahtera”, Hj. Retno Sukmawati berkomitmen membawa perubahan melalui pembangunan yang merata, pemberdayaan ekonomi warga, dan pelayanan desa yang transparan.

Melalui poster bertuliskan “Mohon Do’a Restu & Dukungannya”, Hj. Retno Sukmawati mulai menyosialisasikan pencalonan kepada masyarakat Mekarasih. Ia mengajak seluruh elemen warga untuk bersama-sama membangun desa.

“Mohon doa restu dari seluruh warga Mekarasih. InsyaAllah jika diberi amanah, saya akan bekerja dengan tulus untuk Mekarasih yang lebih maju dan sejahtera,” ujarnya.(nurdin/jaelani)

SMKN 1 Cikampek Lepas dan perpisahan Angkatan ke-10, Kepsek Jaka Selamat Riyadi: Lulusan Harus Siap Kerja dan Berwirausaha

CIKAMPEK – Daulatpublik.com

SMK Negeri 1 Cikampek, Kabupaten Karawang, menyelenggarakan Perpisahan dan Pelepasan siswa kelas XII angkatan ke-10 pada Rabu (4/5/2026). Acara ditutup dengan foto bersama angkatan.

Perpisahan dan Pelepasan siswa kelas XII angkatan ke-10 SMKN 1 Cikampek Tahun Ajaran 2025/2026, dilanjutkan sesi foto bersama.

Hari Rabu, 4 Mei 2026.
Bertempat di lingkungan SMK Negeri 1 Cikampek, Kabupaten Karawang.

Dihadiri Kepala SMKN 1 Cikampek, Bapak Jaka Selamat Riyadi, para wakil kepala sekolah, ketua kompetensi keahlian, dewan guru, staf, komite sekolah, DUDI mitra, orang tua/wali siswa, serta seluruh siswa kelas XII angkatan ke-10 dari seluruh program keahlian.

Sebagai seremoni resmi pelepasan lulusan angkatan ke-10 yang telah menyelesaikan pendidikan vokasi selama tiga tahun. Kepala SMKN 1 Cikampek, Bapak Jaka Selamat Riyadi, menekankan kesiapan lulusan memasuki dunia kerja. “Angkatan ke-10 harus membuktikan tagline SMK Bisa, SMK Hebat. Kalian siap kerja, siap kuliah, dan siap berwirausaha. Jaga nama baik almamater di industri,” tegasnya dalam Acara dibuka dengan kirab lulusan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan doa. Sambutan disampaikan kepala sekolah dan perwakilan orang tua siswa. Prosesi inti berupa pengalungan medali kelulusan dan penyerahan sertifikat kompetensi secara simbolis oleh Bapak Jaka Selamat Riyadi kepada perwakilan tiap kompetensi keahlian.

Rangkaian diisi pentas seni, testimoni alumni sukses, dan pemutaran video profil angkatan ke-10. Momen haru terjadi saat prosesi sungkeman siswa kepada orang tua dan guru pembimbing. Kegiatan ditutup dengan ikrar alumni dan foto bersama angkatan ke-10 bersama guru, kepala sekolah, dan orang tua.

Perwakilan siswa kelas XII menyampaikan terima kasih. “Bekal kompetensi dari SMKN 1 Cikampek akan kami bawa ke dunia kerja. Terima kasih Pak Jaka dan semua guru,” ujarnya.pungkas ( NURDIN)

Pelepasan Siswa Kelas XII SMKN 1 Banyusarai, Angkatan ke-XIII Resmi Dilepas Menyongsong Masa Depan

Karawangdaulatpublik.com

“6 Mei 2026 – Suasana haru dan kebahagiaan terasa menyelimuti halaman SMK Negeri 1 Banyusarai, saat digelarnya acara pelepasan siswa-siswi kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 yang merupakan angkatan ke-XIII. Acara berjalan khidmat dan meriah, dihadiri oleh seluruh jajaran guru, staf sekolah, serta perwakilan orang tua wali murid.”

Dalam sambutannya yang disampaikan di atas podium, pimpinan sekolah menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan berharga bagi seluruh lulusan. “Langkah kecil hari ini adalah awal dari perjalanan besar, teruslah berkarya dan jangan pernah menyerah meraih cita-cita, semangat dan selamat meraih masa depan,” ujarnya, mengutip kalimat yang tertera sebagai tema utama acara pada layar tampilan.

Panggung acara dihias dengan sangat menarik menggunakan balon warna-warni, pita hias beraneka ragam warna, serta sentuhan kain batik yang memberikan kesan budaya dan kehangatan. Momen ini menjadi saksi berakhirnya masa belajar selama tiga tahun di bangku pendidikan kejuruan, di mana para siswa telah menimba berbagai ilmu pengetahuan dan keterampilan yang siap diaplikasikan di dunia nyata.

Pihak sekolah berharap bekal kompetensi yang dimiliki para lulusan dapat menjadi modal kuat, baik untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi maupun langsung terjun ke dunia industri dan wirausaha. Acara ini juga menjadi bentuk apresiasi sekolah atas perjuangan dan prestasi yang telah diraih siswa selama menempuh pendidikan.

Media Daulat publik turut mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh lulusan SMKN 1 Banyusarai. Semoga menjadi generasi yang mandiri, berkarakter, dan mengharumkan nama daerah serta bangsa.

“Langkah kecil hari ini adalah awal dari perjalanan besar, teruslah berkarya dan jangan pernah menyerah meraih cita-cita, semangat dan selamat meraih masa depan”

Momen bersejarah melepas putra-putri terbaik yang siap melangkah lebih jauh. Bekal ilmu dan keterampilan yang didapatkan diharapkan menjadi kunci kesuksesan di masa mendatang.
(Jaelani )

SMAN 6 Karawang Gelar Pelepasan Siswa Kelas XII Angkatan ke-10 ,Sadakanaya, AKSATARA 23-26

KARAWANG Daulatpublik.com

SMA Negeri 6 Karawang melaksanakan Pelepasan & Perpisahan siswa kelas XII angkatan ke-10 bertajuk “Sadakanaya” AKSATARA ’23-’26 pada Rabu (6/5/2026).

Pelepasan & Perpisahan siswa kelas XII angkatan ke-10 dengan nama angkatan “Sadakanaya” AKSATARA ’23-’26 Tahun Ajaran 2025/2026. Mengusung tema “Mengembangkan Sayap, Menjemput Cita-Cita”.

Hari Rabu, 6 Mei 2026.

Lapangan utama SMA Negeri 6 Karawang, Kabupaten Karawang.

Dihadiri Kepala SMAN 6 Karawang, Ibu Nani, dewan guru, staf, komite sekolah, orang tua/wali siswa, serta seluruh siswa kelas XII angkatan ke-10 “Sadakanaya” AKSATARA ’23-’26.

Sebagai seremoni resmi pelepasan siswa angkatan ke-10 yang telah menuntaskan pendidikan selama tiga tahun. Kepala SMAN 6 Karawang, Ibu Nani, menegaskan angkatan “Sadakanaya” diharapkan menjadi generasi penerus yang bijaksana. “Sadakanaya berarti kebersamaan dan ketulusan. Jadilah alumni yang guyub, berakhlak, dan terus mengembangkan sayap untuk menjemput cita-cita,” pesan Ibu Nani dalam sambutannya. Acara diawali prosesi kirab angkatan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan sambutan. Prosesi inti berupa pengalungan medali kelulusan kepada perwakilan siswa oleh Ibu Nani. Rangkaian dilanjutkan pentas seni dari adik kelas, pemutaran video kenangan “Sadakanaya”, dan penampilan musik. Puncak keharuan terjadi saat sesi sungkeman siswa kepada orang tua dan guru.

Perwakilan siswa “Sadakanaya” menyampaikan kesan dan pesan. “Tiga tahun di SMAN 6 Karawang membentuk kami. Terima kasih Ibu Nani dan bapak/ibu guru. Sadakanaya akan selalu jadi keluarga,” ucapnya.

Acara ditutup dengan foto bersama angkatan di panggung ikonik berlambang burung hantu AKSATARA dan doa bersama.

(nurdin/Jaelani)

SMPN 1 CILAMAYA WETAN: Pembangunan Berjalan Tanpa Informasi Publik, Alokasi 30% Dana BOS untuk Perawatan Ringan Diduga Tidak Tersalurkan

KARAWANG – daulatpublik.com

5 Mei 2026 – Aktivitas pembangunan dan perbaikan fasilitas terlihat berlangsung di lingkungan SMP Negeri 1 Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang. Namun yang menjadi sorotan, hingga saat ini tidak terpasang papan informasi apapun yang memuat detail kegiatan, sumber pendanaan, nilai anggaran, maupun tujuan pembangunan tersebut. Ketidakjelasan informasi ini dinilai bertentangan dengan prinsip keterbukaan publik yang seharusnya dijalankan dalam pengelolaan dana pendidikan, termasuk Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Berdasarkan data regulasi yang berlaku, setiap sekolah menerima alokasi Dana BOS yang terbagi dalam beberapa pos penggunaan. Salah satunya adalah porsi 30 persen yang secara khusus dialokasikan untuk kebutuhan perawatan ringan sekolah, seperti perbaikan atap yang bocor, pengecatan ruang kelas, perbaikan lantai, perawatan sanitasi, hingga perbaikan fasilitas belajar yang rusak ringan. Anggaran ini diatur agar kondisi lingkungan belajar tetap layak dan nyaman bagi siswa serta tenaga pendidik.

Namun, pantauan lapangan yang dilakukan oleh tim Suara Jabar Banten menemukan adanya ketidakcocokan antara rencana penggunaan dana dengan realisasi di lapangan. Beberapa warga sekitar dan orang tua siswa mengaku tidak pernah mendapatkan informasi resmi terkait penggunaan Dana BOS tahun berjalan.

“Kami hanya lihat ada pekerjaan bangunan, tapi tidak tahu pakai dana apa, berapa nilainya, dan untuk apa saja. Tidak ada papan pengumuman maupun rapat sosialisasi yang diundang ke orang tua,” ujar Siti Aminah, salah satu warga yang juga orang tua siswa, Rabu (5/5).

Lebih lanjut, sumber dari internal sekolah yang enggan disebutkan namanya menyampaikan bahwa porsi 30 persen Dana BOS yang seharusnya diperuntukkan bagi perawatan ringan tersebut hingga saat ini belum tersalurkan sama sekali. Padahal, sejumlah kerusakan ringan di sekolah sudah terlihat sejak awal tahun ajaran, seperti cat dinding yang mengelupas di banyak ruang kelas, talang air yang rusak, serta beberapa pintu dan jendela yang tidak berfungsi dengan baik.

“Anggaran 30 persen itu sudah masuk dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS), tapi sampai sekarang belum ada pencairan atau penggunaan untuk perawatan. Justru ada pembangunan lain yang dikerjakan tanpa kejelasan sumber dana dan dokumen pendukungnya,”

Ketidaktersediaan papan informasi pembangunan juga dinilai menjadi celah yang menimbulkan kecurigaan di masyarakat. Pasalnya, dalam aturan Permendikbud mengenai pengelolaan Dana BOS, setiap kegiatan yang menggunakan anggaran negara wajib memuat informasi publik yang mudah diakses oleh masyarakat, Papan informasi tersebut harus memuat nama kegiatan, sumber dana, total anggaran, waktu pelaksanaan, hingga pihak yang bertanggung jawab.

Koordinator Lembaga Pengawasan Pendidikan Independen Karawang, Ahmad Fauzi, menegaskan bahwa hal ini perlu mendapat perhatian serius. “Keterbukaan informasi adalah syarat utama dalam pengelolaan keuangan pendidikan. Jika pembangunan berjalan tanpa informasi, dan alokasi dana yang sudah ditentukan tidak digunakan sesuai fungsinya, maka ini bisa dikategorikan sebagai penyimpangan yang merugikan kepentingan pendidikan,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak manajemen SMPN 1 Cilamaya Wetan belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan tidak tersalurkannya dana perawatan ringan dan ketiadaan informasi publik tersebut. Tim Suara Jabar Banten akan terus memantau perkembangan kasus ini dan berupaya meminta klarifikasi dari pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang.

Masyarakat dan orang tua siswa diharapkan untuk terus mengawasi penggunaan dana pendidikan di sekolah masing-masing, serta mendorong pihak pengelola sekolah untuk menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pengambilan keputusan dan penggunaan anggaran.

REd

SMPN 1 Tirtamulya Gelar PSAJ Kelas IX, Bekali Siswa Hadapi Jenjang Berikutnya

0

Tirtamulya – daulatpublik.com

SMP Negeri 1 Tirtamulya melaksanakan Penilaian Sumatif Akhir Jenjang (PSAJ) bagi siswa kelas IX sebagai bagian dari evaluasi akhir pembelajaran tahun ajaran, pada [04/05/2025 . Sampai 08/2026 tanggal kegiatan].

Kegiatan PSAJ tersebut diikuti oleh seluruh peserta didik kelas IX dengan tertib dan lancar di lingkungan sekolah. PSAJ merupakan bentuk penilaian yang bertujuan mengukur capaian kompetensi siswa setelah menempuh proses pembelajaran selama tiga tahun di tingkat sekolah menengah pertama.

Kepala SMPN 1 Tirtamulya menyampaikan bahwa pelaksanaan PSAJ dilakukan sesuai dengan pedoman yang berlaku dari pemerintah serta menjunjung tinggi prinsip kejujuran, objektivitas, dan akuntabilitas.

“PSAJ ini menjadi salah satu tolok ukur penting dalam menentukan capaian belajar siswa sebelum melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi,” ujarnya.

Panitia pelaksana telah menyiapkan berbagai kebutuhan teknis, mulai dari penyusunan jadwal, kesiapan ruang ujian, hingga pengawasan selama pelaksanaan berlangsung. Para guru juga berperan aktif dalam memberikan arahan dan pendampingan kepada siswa sebelum menghadapi ujian.

Sejumlah siswa mengaku telah melakukan persiapan secara maksimal dengan belajar secara mandiri maupun kelompok. “Kami berharap bisa mendapatkan hasil terbaik sebagai bekal untuk melanjutkan ke SMA atau SMK,” ungkap salah satu peserta.
Selama pelaksanaan PSAJ, pihak sekolah juga menekankan pentingnya kedisiplinan, di mana siswa diwajibkan hadir tepat waktu serta mematuhi seluruh tata tertib yang telah ditetapkan.

Dengan terselenggaranya PSAJ ini, diharapkan seluruh siswa kelas IX SMPN 1 Tirtamulya dapat meraih hasil yang optimal dan siap melangkah ke jenjang pendidikan berikutnya.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kendala berarti.

Jaelani/nurdin

Keluarga Besar Daulatpublik Ucapkan Selamat Hari Kebebasan Pers Nasional 2026, Jaelani : Tegaskan, Komitmen pada Independensi Pers

Karawangdaulatpublik.com

3 Mei 2026 — Dalam rangka memperingati Hari Kebebasan Pers Nasional yang bertepatan dengan peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia, keluarga besar Media Daulatpublik menyampaikan ucapan selamat sekaligus menegaskan komitmennya terhadap nilai-nilai kebebasan pers yang bertanggung jawab.

Pimpinan redaksi Media Daulatpublik menyatakan bahwa momentum ini menjadi pengingat penting bagi insan pers untuk terus menjaga independensi, profesionalisme, serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dalam setiap karya pemberitaan.

“Hari Kebebasan Pers bukan hanya seremoni, tetapi refleksi bagi seluruh jurnalis agar tetap berpegang pada prinsip kebenaran, keberimbangan, serta tidak terpengaruh oleh kepentingan tertentu,” ujar perwakilan redaksi dalam keterangannya, Minggu (3/5/2026).

Peringatan ini juga sejalan dengan semangat yang diusung oleh UNESCO yang setiap tahunnya mendorong perlindungan terhadap kebebasan berekspresi dan keselamatan jurnalis di seluruh dunia.

Dalam praktiknya, Media Daulatpublik menegaskan akan terus mengedepankan prinsip-prinsip dasar jurnalistik,

di antaranya:
Verifikasi informasi sebelum dipublikasikan, dan juga selalu
Menyajikan berita secara berimbang (cover both sides).

Dan Tidak menyebarkan hoaks, fitnah, atau informasi yang menyesatkan
Menghormati hak narasumber dan privasi publik.

Selain itu, kebebasan pers juga harus diimbangi dengan tanggung jawab sosial, termasuk menjaga kondusivitas masyarakat serta tidak memicu konflik melalui pemberitaan yang tidak akurat.

Dengan semangat Hari Kebebasan Pers Nasional 2026, Media Daulatpublik mengajak seluruh insan pers di Indonesia untuk terus menjadi pilar demokrasi yang kuat, kritis, namun tetap berlandaskan etika dan hukum yang berlaku.

Penulis: Jaelani

O2SN SMA/MA Kabupaten Karawang 2026 Resmi Dibuka, Pendaftaran Dibagi Dua Tahap

Karawangdaulatpublik.com

Ajang Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMA/MA Kabupaten Karawang tahun 2026 resmi digelar. Kegiatan yang diinisiasi oleh MGMP PJOK SMA Kabupaten Karawang ini bertujuan menjaring atlet pelajar berprestasi untuk berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi.

Berdasarkan informasi pada pamflet resmi yang beredar, O2SN tahun ini mempertandingkan sejumlah cabang olahraga, di antaranya atletik panca lomba, pencak silat, renang, bulu tangkis, dan panjat tebing. Seluruh cabang diikuti oleh kategori putra dan putri.

Untuk cabang atletik, nomor yang dilombakan meliputi lari 100 meter, lompat jauh, tolak peluru, lempar lembing, dan lari 400 meter. Sementara itu, pencak silat mempertandingkan jurus tunggal serta kategori tanding sebagai tambahan pada kelas 55–59 kilogram.

Pada cabang renang, peserta akan berlaga di nomor 50 meter gaya bebas, gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu. Adapun bulu tangkis hanya mempertandingkan nomor tunggal putra dan putri. Sedangkan panjat tebing melombakan kategori speed dan lead.
Panitia menetapkan biaya pendaftaran sebesar Rp350.000 per sekolah.

Pembayaran dilakukan melalui transfer ke rekening Bank BJB atas nama yang tercantum dalam pengumuman resmi.
Proses pendaftaran dilakukan dalam dua tahap.

Tahap pertama merupakan pendaftaran tingkat nasional melalui situs resmi yang ditetapkan, dengan batas waktu hingga 30 April 2026. Tahap kedua adalah pendaftaran tingkat Kabupaten Karawang melalui formulir daring, dengan batas akhir 7 Mei 2026.

Panitia mengimbau setiap sekolah untuk memastikan data atlet yang didaftarkan valid dan sesuai ketentuan. Selain itu, sekolah diminta mengirimkan atlet terbaiknya guna menjaga kualitas kompetisi.

Informasi teknis lanjutan, termasuk aturan pertandingan, akan disampaikan pada saat kegiatan technical meeting sebelum pelaksanaan lomba.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait jadwal pelaksanaan pertandingan maupun lokasi kegiatan. Namun, panitia memastikan seluruh tahapan akan berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Jaelani

GOKAR Hadirkan Solusi Transportasi Lokal, Bonus Saldo Sukses Gaet Pengguna Baru

KARAWANG – Aplikasi transportasi online lokal, GOKAR, menggelar kegiatan sosialisasi kepada masyarakat dalam rangkaian acara GCR Market Day Bukalapak UMKM yang berlangsung di Perum Grand Cilamaya Residence, Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi aplikasi GOKAR, tetapi juga diramaikan dengan berbagai aktivitas menarik seperti bazar UMKM, lomba mewarnai anak-anak, lomba makan, serta hiburan seni tari jaipong yang ditampilkan oleh Grup GSK (Gentra Sapta Komara).

Puluhan pelaku UMKM turut ambil bagian dalam kegiatan ini, di antaranya PD. LIMA MOTOR, Tukang Buah, Mamamatcha, Bless Tea, MSI, Jajanan Serba 10.000, Cuanki Sambel Ijo, Es Teh Hijau Gemoy, Mie Ayam Abah Rawet, hingga Tha-Ta Kebab & Thai Tea. Kehadiran para pelaku usaha ini memberikan warna tersendiri sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di wilayah Cilamaya.

Booth GOKAR menjadi salah satu pusat perhatian pengunjung. Tim GOKAR memberikan edukasi terkait penggunaan aplikasi, layanan yang tersedia, hingga peluang bergabung menjadi mitra driver maupun merchant.

Founder sekaligus CEO PT. GOKAR Digital Inovasi Nusantara, Syuhada Wisastra, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen GOKAR dalam mendukung ekosistem ekonomi digital berbasis lokal.

“Kami ingin GOKAR hadir bukan hanya sebagai aplikasi transportasi online, tetapi juga sebagai solusi yang dekat dan bersahabat dengan masyarakat, khususnya dalam mendukung UMKM agar naik kelas melalui digitalisasi,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa antusiasme masyarakat Cilamaya menjadi energi positif bagi pengembangan GOKAR ke depan.

“Melihat respon masyarakat hari ini, kami semakin optimis bahwa GOKAR bisa tumbuh bersama masyarakat. Ini bukan hanya tentang bisnis, tapi tentang membangun ekosistem ekonomi lokal yang kuat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Syuhada juga mengumumkan program promo khusus bagi masyarakat yang mengunduh aplikasi GOKAR saat acara berlangsung.

“Kami memberikan apresiasi kepada masyarakat yang langsung mengunduh aplikasi GOKAR di lokasi. Setiap pengguna baru akan mendapatkan hadiah berupa deposit saldo di aplikasi GOKAR yang bisa langsung digunakan untuk layanan kami,” jelasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan ini, khususnya kepada Koordinator GOKAR wilayah Cilamaya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada saudara Gilang Galih Permana selaku Koordinator GOKAR Cilamaya yang telah bekerja keras menyukseskan kegiatan ini. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memperluas jangkauan dan manfaat GOKAR,” ungkapnya.

Salah satu warga yang turut hadir dan langsung mengunduh aplikasi GOKAR, Rina (28), mengaku senang dengan adanya program tersebut.

“Saya baru tahu GOKAR itu aplikasi asli Karawang. Tadi langsung download dan ternyata dapat saldo juga. Lumayan banget bisa langsung dipakai pesan ojek atau beli makanan,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan oleh Andri (35), warga Cilamaya lainnya yang tertarik dengan kemudahan layanan GOKAR.

“Aplikasinya gampang digunakan, dan drivernya juga sudah ada di sekitar sini. Dengan adanya promo saldo ini jadi makin tertarik pakai GOKAR ke depannya,” katanya.

Sementara itu, suasana acara berlangsung meriah dengan partisipasi aktif masyarakat, terutama anak-anak yang mengikuti lomba mewarnai dan warga yang antusias menyaksikan hiburan tari jaipong.

Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai agenda rutin yang tidak hanya memperkenalkan inovasi digital, tetapi juga menjadi wadah promosi dan pengembangan UMKM lokal di Kabupaten Karawang.