Selasa, Juni 2, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 9

Dugaan Kasus Pelecehan Seksual di UNSIKA Jadi Sorotan Publik, Kuasa Hukum Korban Adukan ke Kementerian

Karawang – daulatpublik.com

22 April 2026 – Dugaan kasus pelecehan seksual yang terjadi di lingkungan Universitas Singaperbangsa Karawang (UNSIKA) menjadi perhatian publik setelah kuasa hukum pihak korban menyampaikan pengaduan resmi ke kementerian terkait.

Langkah tersebut ditempuh sebagai upaya mencari keadilan serta memastikan penanganan perkara dilakukan secara objektif, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kasus ini bermula dari laporan dugaan tindakan tidak pantas yang diduga dialami korban di lingkungan kampus. Hingga kini, identitas korban dirahasiakan demi menjaga privasi serta menghindari dampak psikologis lebih lanjut.

Kuasa hukum korban menjelaskan bahwa pengaduan ke kementerian dilakukan karena pihaknya berharap adanya perhatian serius dari pemerintah terhadap dugaan kekerasan seksual yang terjadi di dunia pendidikan tinggi. Menurutnya, kampus seharusnya menjadi ruang aman bagi seluruh mahasiswa, dosen, maupun civitas akademika lainnya.

“Kami meminta agar kasus ini ditangani secara profesional, transparan, dan berpihak pada perlindungan korban. Kami juga berharap kementerian dapat melakukan pengawasan terhadap proses penyelesaiannya,” ujar kuasa hukum korban kepada awak media, Rabu (22/4/2026).
Kasus ini pun memicu beragam respons dari masyarakat.

Sejumlah pihak menilai penanganan dugaan kekerasan seksual di lingkungan kampus harus menjadi prioritas, mengingat institusi pendidikan memiliki tanggung jawab besar dalam menciptakan suasana belajar yang aman dan nyaman.
Aktivis perlindungan perempuan dan anak menilai, setiap laporan dugaan pelecehan seksual harus segera ditindaklanjuti melalui mekanisme yang berlaku, termasuk pendampingan psikologis kepada korban dan pemeriksaan terhadap pihak terlapor secara adil.

Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, pihak UNSIKA belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan kasus tersebut.

Media masih berupaya menghubungi pihak kampus guna memperoleh konfirmasi dan penjelasan lebih lanjut.
Publik kini menunggu langkah konkret dari pihak kampus maupun instansi terkait dalam menangani perkara ini.

Banyak pihak berharap proses penyelesaian dilakukan secara terbuka, profesional, serta mengedepankan asas praduga tak bersalah dan perlindungan terhadap korban.

Kasus ini menjadi pengingat penting bahwa pencegahan dan penanganan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan harus terus diperkuat melalui kebijakan yang jelas, sistem pengaduan yang aman, serta komitmen seluruh pihak dalam menciptakan ruang pendidikan bebas dari kekerasan.

jaelani

Diduga Perawatan Ringan Tak Direalisasikan, Kondisi SMPN 1 Kotabaru Jadi Sorotan

Karawang 21 April 2026 – Kondisi perawatan fasilitas di SMP Negeri 1 Kotabaru, Kabupaten Karawang, menjadi perhatian masyarakat. Pasalnya, sejumlah pihak menilai anggaran perawatan ringan yang seharusnya dialokasikan untuk pemeliharaan sekolah diduga belum direalisasikan secara maksimal.

Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa bagian bangunan sekolah terlihat membutuhkan penanganan, mulai dari cat dinding yang mulai kusam, plafon di beberapa ruang yang mengalami kerusakan, hingga sarana pendukung lainnya yang memerlukan perbaikan ringan agar kenyamanan kegiatan belajar mengajar tetap terjaga.

Sejumlah orang tua siswa berharap pihak terkait segera turun tangan untuk melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kondisi sekolah. Menurut mereka, perawatan ringan sangat penting dilakukan secara rutin guna mencegah kerusakan yang lebih besar di kemudian hari.

“Kalau dibiarkan terus, kerusakan kecil bisa jadi besar. Kami berharap sekolah ini mendapat perhatian serius,” ujar salah jurnalis sedang menjalankan kontrol sosial.

Selain itu, masyarakat juga meminta adanya transparansi mengenai penggunaan anggaran pemeliharaan sekolah, khususnya dana yang diperuntukkan bagi perawatan ringan. Hal tersebut penting agar publik mengetahui sejauh mana realisasi anggaran tersebut telah dilaksanakan.

Di sisi lain, pemerhati pendidikan menilai bahwa sekolah sebagai tempat menimba ilmu harus menjadi prioritas utama dalam hal kenyamanan dan keamanan fasilitas. Menurutnya, lingkungan sekolah yang terawat akan berdampak positif terhadap semangat belajar siswa.

“Kami mendorong Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang serta pihak sekolah untuk melakukan evaluasi bersama. Jika memang ada anggaran perawatan ringan, maka harus direalisasikan sesuai kebutuhan sekolah,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak SMPN 1 Kotabaru maupun instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan belum terealisasinya perawatan ringan tersebut.

Masyarakat berharap persoalan ini segera mendapat solusi, sehingga siswa dan tenaga pendidik dapat menjalankan aktivitas belajar mengajar dengan nyaman, aman, dan kondusif.

SD Negeri Kamurang 1 Butuh Penanganan Cepat dari Dinas Terkait

0

Karawang – daulatpublik.com

, 21 April 2026 – Kondisi bangunan SD Negeri Kamurang 1 dikabarkan membutuhkan perhatian serius dari dinas terkait. Sejumlah bagian sekolah disebut mengalami kerusakan yang dinilai dapat mengganggu kenyamanan serta keselamatan kegiatan belajar mengajar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa fasilitas sekolah memerlukan perbaikan secepatnya, terutama pada bagian bangunan yang sudah mengalami penurunan kualitas. Kondisi tersebut dikhawatirkan akan berdampak terhadap proses pendidikan para siswa apabila tidak segera ditangani.
Pihak sekolah dan masyarakat sekitar berharap adanya respons cepat dari instansi berwenang agar perbaikan dapat segera direalisasikan. Mengingat sekolah merupakan sarana penting dalam menunjang pendidikan generasi muda, perawatan fasilitas dinilai menjadi hal yang sangat prioritas.
Sejumlah wali murid juga menyampaikan harapan agar pemerintah daerah melalui dinas terkait dapat melakukan pengecekan langsung ke lokasi untuk melihat kondisi sebenarnya.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari dinas terkait mengenai rencana penanganan terhadap kondisi SD Negeri Kamurang 1 tersebut.
Masyarakat berharap adanya langkah nyata agar para siswa dapat belajar dengan aman, nyaman, dan tenang.

SD Pucung 1Terlihat, Memprihatinkan, Kondisi Plafon dan Atap Sekolah sangat Butuh Penanganan Cepat

0

Karawang-daulatpublik.com

20 April 2026 – Kondisi bangunan SD Pucung kini menjadi sorotan masyarakat. SDN Pucung 1 Sekolah yang menjadi tempat belajar para siswa tersebut dinilai sangat memprihatinkan dan membutuhkan perhatian serius dari pihak terkait.

Kerusakan terlihat pada bagian plafon dan atap sekolah yang sudah bolong di beberapa titik. Kondisi tersebut dikhawatirkan membahayakan keselamatan siswa maupun tenaga pengajar saat kegiatan belajar mengajar berlangsung.

Selain itu, ketika hujan turun, air berpotensi masuk ke dalam ruang kelas sehingga mengganggu proses pembelajaran.
Kepala sekolah  ( ENDI SUHENDI ) berharap pemerintah daerah, khususnya yang dinas terkait, harap turun langsung lokasi, untuk melakukan pengecekan dan perbaikan secepatnya.UJAR, Endi Suhendi.

Menurut mereka, fasilitas pendidikan yang layak sangat penting demi kenyamanan dan keamanan anak-anak saat menuntut ilmu.
“Sekolah adalah tempat mencetak generasi penerus bangsa.

Jangan sampai anak-anak belajar dalam kondisi bangunan rusak dan tidak aman,” ujar jurnalis yg melakukan kontrol sosial.

Masyarakat berharap adanya respon cepat agar kerusakan plafon dan atap di SD Pucung segera diperbaiki, sehingga para siswa dapat belajar dengan tenang dan nyaman.

(Jaelani)

Meriah dan Penuh Kebersamaan, Hari Jadi Desa Nanggeleng ke 326Digelar Semarak

0

Bandung Barat – daulatpublik.com

18/04/2026, Suasana meriah dan penuh semangat kebersamaan mewarnai perayaan Hari Jadi Desa Nanggeleng, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Bandung Barat, yang digelar dengan penuh antusias oleh masyarakat dan pemerintah desa.

Acara ini menjadi momentum penting dalam mengenang sejarah berdirinya desa sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga.

Kegiatan yang berlangsung di lapangan desa tersebut dihadiri oleh Kepala Desa Nanggeleng Oteng Sutisna, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, para sesepuh, serta ratusan warga yang turut memadati lokasi acara. Berbagai hiburan rakyat, pentas seni budaya, serta kegiatan sosial turut memeriahkan peringatan hari jadi desa tersebut.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Nanggeleng, Oteng Sutisna, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang Desa Nanggeleng yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga persatuan dan bersama-sama membangun desa agar semakin maju dan sejahtera.

“Hari Jadi Desa Nanggeleng ke 326  bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga warisan leluhur, memperkuat kebersamaan, dan meningkatkan pembangunan demi masa depan desa yang lebih baik,” ujarnya.

Masyarakat tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari doa bersama, pemotongan tumpeng, santunan sosial, hingga pertunjukan seni tradisional yang menampilkan potensi budaya lokal. Kehangatan dan kekompakan warga menjadi gambaran nyata semangat gotong royong yang masih terjaga di Desa Nanggeleng.

Tokoh masyarakat setempat juga mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Hari Jadi Desa Nanggeleng menjadi sarana penting untuk menumbuhkan rasa memiliki terhadap desa dan menanamkan nilai-nilai kebersamaan kepada generasi muda.

Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan Desa Nanggeleng semakin maju, harmonis, dan menjadi desa yang mampu berkembang di berbagai bidang, baik pembangunan, ekonomi, maupun budaya.
(Red)

Momentum Milad Ketua Umum IWO Indonesia, IWO Karawang Tegaskan Loyalitas Dan Semangat Berkarya

KARAWANG – daulatpublik.com

Suasana penuh rasa hormat dan kebanggaan menyelimuti jajaran pengurus serta anggota Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kabupaten Karawang dalam momentum peringatan hari ulang tahun Ketua Umum IWO Indonesia, Dr. NR. Icang Rahardian, SH., S.Ak., M.Pd., MH, yang jatuh pada 20 April 2026.

Bagi keluarga besar IWOI Karawang, momen tersebut bukan sekadar perayaan pertambahan usia, melainkan waktu yang tepat untuk mengenang perjalanan organisasi yang terus tumbuh melalui kepemimpinan visioner, tegas, dan penuh semangat perubahan.

Di bawah arahannya, IWO Indonesia dinilai semakin menunjukkan jati diri sebagai organisasi pers yang aktif mendorong profesionalisme, solidaritas, dan penguatan kapasitas wartawan di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Karawang.

Ketua IWOI DPD Karawang, Syuhada Wisastra, menyampaikan ucapan selamat ulang tahun sekaligus doa terbaik kepada Ketua Umum IWO Indonesia.

“Kami keluarga besar IWOI Karawang mengucapkan selamat ulang tahun kepada Bapak Dr. NR. Icang Rahardian. Semoga senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, kekuatan, serta kesuksesan dalam memimpin organisasi yang kita cintai ini,” ujar Syuhada, Senin (20/4/2026).

Menurut Syuhada, sosok Dr. Icang Rahardian merupakan figur pemimpin yang tidak hanya membangun organisasi secara struktural, tetapi juga menanamkan nilai perjuangan, loyalitas, dan integritas kepada seluruh kader IWO Indonesia.

“Beliau adalah pemimpin yang memberi arah, bukan sekadar perintah. Beliau menghadirkan inspirasi, bukan sekadar kebijakan. Dari beliau kami belajar bahwa organisasi besar dibangun dengan keikhlasan, ketegasan, dan keberanian menjaga marwah profesi wartawan,” katanya.

Ia menambahkan, perkembangan IWOI Karawang hingga menjadi organisasi yang solid dan terus diperhitungkan di daerah tidak lepas dari dukungan, arahan, serta motivasi Ketua Umum.

“Berkat arahan dan inspirasi beliau, IWOI Karawang bisa tumbuh besar, semakin maju, dan memiliki semangat kebersamaan yang kuat. Kami merasa selalu mendapat energi baru untuk terus bergerak dan berkarya,” ungkapnya.

Syuhada juga menilai kepemimpinan Dr. Icang telah melahirkan optimisme di tengah insan pers, terutama dalam menghadapi tantangan dunia digital yang semakin dinamis.

“Beliau selalu mengingatkan bahwa wartawan harus adaptif terhadap zaman, namun tetap teguh menjaga etika dan independensi. Pesan itu menjadi pegangan kami di Karawang,” tambahnya.

Momentum ulang tahun tersebut juga dijadikan refleksi bagi seluruh anggota IWOI Karawang untuk terus meningkatkan kualitas organisasi, memperkuat solidaritas internal, serta menghadirkan karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dengan semangat itu, keluarga besar IWOI Karawang berharap Ketua Umum IWO Indonesia senantiasa diberikan keberkahan dalam setiap langkahnya dan terus menjadi pelita bagi insan pers di Tanah Air.

“Pemimpin hebat bukan hanya membawa organisasi menuju sukses, tetapi meninggalkan jejak kebaikan yang menginspirasi generasi. Itulah sosok beliau bagi kami,” tutup Syuhada.

Red ( Ratna )

 

Polisi Mengungkap Jaringam Peredaran Obat Keras Ilegal di Sawah Besar, 5 Pelaku Diamankan.

0

Jakarta- daulatpublik.com

19/04/2026, Polisi mengungkap jaringan peredaran obat keras tanpa resep dokter di wilayah Sawah Besar, Jakarta Pusat. Lima (5) orang pelaku berhasil diamankan dari dua lokasi berbeda, dengan barang bukti mencapai puluhan ribu butir obat daftar G.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan aktivitas transaksi obat ilegal di kawasan Karang Anyar.

“Kami menindaklanjuti informasi warga terkait maraknya peredaran obat keras tanpa resep dokter. Setelah dilakukan penyelidikan dan pengembangan, petugas berhasil mengamankan lima pelaku beserta barang bukti,”Uacap Reynold, Sabtu (18/4/2026).

Pengungkapan pertama dilakukan pada Kamis (16/4) malam. Polisi mengamankan tiga pelaku berinisial W, S, dan M di sejumlah titik di kawasan Karang Anyar dan Kartini. Dari tangan ketiganya, petugas menyita berbagai jenis obat keras seperti tramadol, eksimer, alprazolam, dan trihexyphenidyl.

Dari hasil interogasi, polisi melakukan pengembangan dan kembali mengungkap kasus serupa pada Jumat (17/4) di sebuah kamar kos di Jalan Petak X. Dua pelaku lainnya, yakni I dan A, berhasil diamankan dengan barang bukti tambahan berupa ratusan butir tramadol serta uang hasil penjualan.

Kapolsek Sawah Besar Kompol Rahmat Himawan, menjelaskan total barang bukti yang diamankan dalam pengungkapan ini mencapai 31.997 butir obat keras daftar G.

“Ini merupakan hasil pengungkapan dari dua laporan polisi. Jumlah barang bukti cukup besar dan diduga kuat akan diedarkan secara ilegal di wilayah Jakarta Pusat,” terangnya.

Pengungkapan kasus ini dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Sawah Besar IPTU M. Asaugi bersama tim Subnit II Reskrim yang melakukan observasi hingga penindakan di lapangan.

Saat ini, seluruh pelaku telah diamankan di Polsek Sawah Besar untuk proses penyidikan lebih lanjut. Mereka dijerat Pasal 435 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan.

Kapolres menegaskan pihaknya akan terus memberantas peredaran obat ilegal yang berpotensi merusak generasi muda.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran obat ilegal. Ini komitmen kami dalam menjaga keamanan dan kesehatan masyarakat,” tegas Kapolres

(Red/Jaelani)

Kepala Desa Sindangsari Sulit Ditemui Jurnalis, Transparansi Pelayanan Dipertanyakan

0

Purwakarta – daulatpublik.com

Akses terhadap informasi publik kembali menjadi sorotan setelah sejumlah awak media mengaku kesulitan menemui Kepala Desa Sindangsari, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, dalam upaya konfirmasi terkait berbagai kegiatan pemerintahan desa.

Berdasarkan keterangan beberapa jurnalis yang melakukan peliputan pada pekan ini, kunjungan ke Kantor Desa Sindangsari pada jam kerja tidak membuahkan hasil.

Kepala desa disebut tidak berada di tempat, sementara perangkat desa yang ada tidak dapat memberikan keterangan yang memadai.

“Kami sudah beberapa kali datang untuk konfirmasi, namun kepala desa tidak ada di kantor. Bahkan sulit untuk membuat janji secara resmi,” ujar salah satu jurnalis yang enggan disebutkan namanya, Jumat (17/4/2026).

Situasi tersebut menimbulkan pertanyaan terkait keterbukaan informasi publik di tingkat desa. Sebagaimana diatur dalam prinsip pelayanan publik, pejabat pemerintahan diharapkan dapat memberikan akses informasi yang jelas dan akuntabel kepada masyarakat, termasuk kepada media sebagai perpanjangan tangan publik.

Saat dikunjungi, kondisi kantor desa terpantau relatif sepi. Beberapa staf terlihat menjalankan aktivitas administratif, namun tidak dapat memberikan penjelasan terkait keberadaan kepala desa maupun agenda kerjanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepala Desa Sindangsari (dudin Supriatna) belum memberikan tanggapan resmi. Upaya konfirmasi melalui berbagai jalur komunikasi juga belum mendapatkan respons.

Pengamat pemerintahan daerah menilai, komunikasi yang baik antara pemerintah desa dan media sangat penting guna menjaga transparansi serta kepercayaan publik. “Keterbukaan informasi adalah bagian dari tata kelola pemerintahan yang baik. Media memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.

Awak media berharap pihak Pemerintah Desa Sindangsari dapat segera memberikan klarifikasi serta membuka ruang komunikasi yang lebih baik ke depannya.
(Redaksi)

Turut Berduka, Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Wafat

Jakarta – daulatpublik.com

19/04/2026, Kabar duka datang dari dunia pers  Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah, dikabarkan meninggal dunia. Kepergian almarhum meninggalkan duka mendalam bagi insan pers di seluruh Tanah Air.

Informasi wafatnya Zulmansyah menyebar di kalangan jurnalis dan organisasi pers pada hari ini. Sejumlah tokoh media, rekan sejawat, serta berbagai pihak menyampaikan belasungkawa dan doa atas kepergian almarhum.

Ketua umum dan jajaran Persatuan Wartawan Indonesia menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam. Zulmansyah dikenal sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dalam memperjuangkan profesionalisme dan independensi pers di Indonesia.

“Almarhum adalah pribadi yang konsisten mengawal marwah organisasi dan kepentingan jurnalis. Dedikasi beliau menjadi teladan bagi kita semua,” ujar salah satu pengurus PWI dalam keterangannya.

Semasa hidupnya, Zulmansyah aktif dalam berbagai kegiatan organisasi serta berperan penting dalam pengembangan kapasitas wartawan di berbagai daerah. Ia juga dikenal dekat dengan kalangan jurnalis muda dan sering memberikan motivasi serta arahan terkait etika jurnalistik.

Hingga saat ini, belum banyak informasi resmi terkait penyebab wafatnya maupun lokasi pemakaman almarhum. Pihak keluarga dan organisasi masih mempersiapkan proses penghormatan terakhir.

Kepergian Zulmansyah menjadi kehilangan besar bagi dunia jurnalistik Indonesia. Doa dan penghormatan terus mengalir agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

(Red)

Pelayanan Desa Wanakerta Disorot, Kantor Kosong Saat Jam Kerja

0

Subang – daulatpublik.com

19/04/2026, Aktivitas pelayanan publik di Kantor Desa Wanakerta, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Subang, menjadi sorotan setelah diduga tidak berjalan optimal pada jam kerja.

Kondisi tersebut terungkap saat sejumlah jurnalis melakukan kunjungan langsung ke kantor desa tersebut dalam rangka menjalan kan kontrol sosial . 17/04/2026

Saat tiba di lokasi pada jam operasional, 13:10 , terlihat  kantor pelayanan desa terlihat sepi tanpa kehadiran aparatur desa maupun perangkat pelayanan. Tidak tampak aktivitas administrasi ataupun masyarakat yang dilayani, sebagaimana mestinya terjadi pada jam kerja.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan terkait kedisiplinan dan tanggung jawab aparatur desa dalam menjalankan tugas pelayanan publik. Sejumlah warga yang ditemui di sekitar kantor desa mengaku kerap mengalami kesulitan ketika hendak mengurus administrasi, karena kantor sering kali tidak beroperasi secara maksimal.

“Saya pernah datang untuk mengurus surat, tapi kantor kosong. Akhirnya harus pulang lagi dan datang di hari lain,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Pelayanan publik di tingkat desa merupakan ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran aparatur desa pada jam kerja menjadi hal yang krusial untuk memastikan kebutuhan administratif warga dapat terpenuhi dengan baik.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah desa Wanakerta, termasuk Kepala Desa Romli, belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi tersebut. Upaya konfirmasi yang dilakukan jurnalis juga belum mendapatkan respons.

Pemerintah kecamatan maupun instansi terkait diharapkan dapat melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap kinerja aparatur desa guna memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan desa, demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi publik.

(Red)